Selasa, 20 Maret 2012

DIARY PEJUANG DAKWAH



Assalamu`alaikum.

Apa kabar Pejuang Dakwah?
Masihkah langkahmu tegar di jalan ini?
Masihkah hatimu tertaut dalam perjuangan ini?

Semoga

Pada kesempatan kali ini, HUMAS KAMMI UIN ALAUDDIN periode 2011-2012 melaksanakan Sayembara Menulis Curhatan Pejuang Dakwah. Kegiatan ini bukanlah salah satu program kerja HUMAS. Kami hanya merasa perlu memberikan sumbangsih dakwah melalui pena. Dengan harapan ketika para kader dakwah berada pada medan dakwah baru, mereka selalu ingat bahwa perjalanan dakwah yang telah ia tempuh hanya sebagian dari episode kehidupannya. Kita telah melalui banyak rintangan untuk tetap berdiri di jalan ini.

Kepada para kader dakwah, karena begitu pentingnya kegiatan ini, mungkin tidak apa jika kami mewajibkan seluruh kader KAMMI untuk mengikuti kegiatan ini. Berceritalah tentang kali pertama mengenal dakwah, jatuh bangun perjalanan dakwah, pengorbanan-pengorbanan, suka-duka, hingga kalian masih berada di jalan ini sampai sekarang, berikan motivasi.

Berceritalah layaknya curhat dalam diary, Diary Pejuang Dakwah

PERSYARATAN & KETENTUAN-KETENTUANNYA

1. Peserta adalah KADER KAMMI UIN ALAUDDIN
baik yang masih kuliah maupun telah lulus)
2. Naskah diketik di kertas A4, spasi 1,5, Arial 11 pt, maksimal 8 halaman.
3. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaiknya
4. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang memenuhi kaidah Ejaan Bahasa Indonesia
yang Disempurnakan (EYD)
5. Tidak melanggar unsur SARA dan norma kesusilaan
6. Naskah harus karya pribadi (orisinil), bukan terjemahan atau saduran,
dan belum pernah diikutsertakan pada sayembara/lomba,
serta belum pernah dipublikasikan
7. Setiap peserta berinfaq Rp 20.000 yang ditransfer ke BRI Unit
Kampung Melayu Makassar, No : 7016-01-001038-53-7 a/n Munawir.
Jika telah mentransfer, kirimkan sms,
ketik : Nama Lengkap_Tanggal Transfer_No.Hp*)
8. Di badan email dicantumkan biografi penulis (secara narasi)
dengan memuat Nama Lengkap, Alamat Lengkap, Alamat Email dan Facebook**)
9. Naskah dikirim ke diarypejuangdakwah@yahoo.com
10.Subject email : DIARYQ_NAMA LENGKAP_JUDUL TULISAN
11.Naskah diterima mulai 20 Maret 2012 sampai 7 April 2012 pukul 20.00 WITA.
Pemenang diumumkan pada 21 April 2012. Tiga naskah terbaik akan
mendapatkan hadiah dan akan diambil 15 karya terbaik untuk dibukukan
12.Semua naskah yang dikirim menjadi hak milik HUMAS KAMMI UIN ALAUDDIN


*) Sms dikirim ke : 087840431202. Bagi yang berada di Makassar dan
sekitarnya bisa berinfaq langsung dengan menghubungi 085242955389

**) Contoh Biografi :

Fulan F Farid. Lahir di Bulukumba, 29 Februari 1987. Lulusan Teknik Informatika UIN Alauddin ini berkediaman di Jl. Urip Sumoharjo Km.20. beberapa tulisannya dimuat di Harian Tribun Trimur, Majalah Annida. Teknisi yang bekerja di RS. Wahidin Sudirohusodo Makassar ini dapat di hubungi di cahayabintang@gmail.com atau sharing di akun facebooknya Fulan Sadjalah

Senin, 14 November 2011

Struktur Kepengurusan KAMMI Komsat UIN Alauddin Periode 2011 - 2012

Ketua : M. Faisal
Sekretaris : Firman
Bendahara : Iyatna Supriatna

Koord. Dept. Kaderisasi : Munawir
Koord. Dept. Kajian Publik : M.Husni
Koord. Dept. Hubungan Masyarakat: Mahdania
Koord. Dept. Dana dan Usaha : Nur Ani
Koord. Biro Kemuslimahan : Fitriah

Nahkoda Baru

Tepat pada Juni 2011, KAMMI UIN Alauddin telah menemukan nahkoda barunya.
Nahkoda baru, kepengurusan baru.
Tanggung jawab baru, amanah baru.

Kata amanah satu akar dengan kata iman, aman.
Dalam surah Al-Mu’minun:8 Allah menyebutkan bahwa di antara ciri ahli surga adalah menjaga amanah.

Menjaga amanah adalah bagian dari iman. Sungguh dipertanyakan iman seseorang yang sering berbuat khianat, tidak menjalankan amanah sebagaimana mestinya. Karena itu Rasulullah Saw, menjelaskan bahwa di antara ciri manusia munafiq adalah: “Bila berbicara berdusta, bila berjanji melanggar dan bila dipercaya mengkhianati.” Dari sini nampak bahwa masalah amanah –apapun namanya- : jabatan, harta, anak dan lain sebagainya, itu kelak pasti akan dipertanggungjawabkan di sisi Allah swt.

Itulah yang membuat Umar bin Khaththab tidak enak tidur ketika diberikan kepadanya amanah kepemimpinan. Umar masih selalu menagis, sekalipun semua rakyatnya telah menikmati buah keadilan yang ia tegakkan. Menangis karena takut kalau kelak di hari kiamat ketahuan bahwa ada seekor kuda yang tergelincir jatuh disebabkan sebuah lubang di jalan yang belum ia perbaiki. Umar merasa bahwa semua itu pasti Allah mintai pertanggungjawabannya. Kesadaran seperti inilah seharusnya yang dimiliki oleh setiap pemimpin terhadap amanah ya ia pikul.

Subhanallah, kita semua selalu berharap bisa mengikutinya

Jumat, 20 Mei 2011

Allah Menguji Pada Titik Terlemah Kita

Assalamu`alaikum Wr. Wb

Kaifa khaluq, ikhwa wa akhwatifillah?
Semoga masih dalam lindungan-Nya. Amin

Diantara kita mungkin pernah mengalami suatu permasalahan yang sama dalam waktu yang berbeda. Dan tak jarang diantara kita berkata, “Kok saya selalu dihadapkan oleh masalah yang sama sich, masalah ini terus, ga da beres-beresnya. Kapan saya bisa melewatinya….”

Selalu dihadapkan oleh masalah krisis ekonomi, hubungan dengan lawan jenis, sekolah/ kuliah yang tidak beres, hubungan dengan keluarga, dan masalah-masalah lainnya. Sepertinya tidak bijak kalau kita menyebut “masalah”, kita ganti dengan istilah cobaan/ujian karena pada hakikatnya itu datang dari Allah Swt, dan supaya pikiran kita tidak menangkap energi negatif dengan kata “masalah”. Nah itulah hidup, kita akan selalu dihadapkan pada ujian satu dan beralih pada ujian baru ketika satu ujian telah kita selesaikan dengan cara kita.

Seperti seorang murid yang mendapatkan ujian dari gurunya terhadap mata pelajaran yang telah dia ajarkan. Murid tersebut akan lulus jika jawabannya benar dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh gurunya. Dan sebaliknya, jika tidak lulus, gurunya akan memberikan ujian perbaikan “her” agar bisa lulus dan naik kelas. Mata pelajaran yang diujikan sama tapi mungkin soal-soalnya saja yang sedikit ada perbedaan.
Nah seperti itulah analogi ujian kehidupan yang diberikan Allah kepada kita. Allah Swt akan memberikan ujian yang sama kepada kita sampai kita benar-benar dianggap lulus oleh Allah Swt dan layak dinaikkan derajatnya. Kalau kita mau renungkan, itu adalah bentuk kasih sayang Allah Swt kepada kita. Seperti seorang guru yang sayang pada muridnya, ia bersedia memberikan kesempatan kedua agar muridnya lulus, tidak membiarkannya tertinggal. Tentunya kasih sayang Allah Swt jauh lebih besar terhadap hamba-Nya. Dia ingin, saat kita mendapat ujian yang lebih berat/besar lagi kita sudah siap dan akan melaluinya dengan baik pula. Dan tentunya kita tidak meninggalkan ujian yang nilainya buruk dihadapan Allah Swt.

Semua ujian darinya adalah untuk menguji tingkat keimanan kita sebagai makhluk-Nya. Apakah kita mampu bertahan dan melaluinya dengan cara terbaik dan sesuai dengan yang disyariatkan oleh-Nya. Tidak mengeluh dan berkeluh kesah. Seharusnya dengan ujian itu menjadikan kita lebih dekat kepada-Nya, memohon bantuan kepada-Nya karena Dia lah yang memberikan ujian dan Dia pulalah yang akan membantu kita menyelesaikannya.
Keyakinan kita akan kemampuan kita (dilandasi keyakinan kepada Allah) dalam menyelesaikan ujian akan sangat membantu kita untuk melalui semua ujian kehidupan ini. Karena “Allah Swt sesuai dengan prasangka hamba-Nya” dan Kita adalah apa yang kita pikirkan. Ada masalah/ujian/cobaan Insya Allah pasti ada solusinya. Ujian dari Allah, solusinya juga datang dari Allah. Tinggal kita saja mau atau tidak berusaha mencari solusi itu. Tidak berdiam diri menunggu sang solusi datang begitu saja!!!

Have a day full of smiles, good work and love!
Because Smile is the Melody of the Soul. Work is the Service of the Spirit and Love is the Gift of the heart.

(Sumber:Fatma at Pengembangan Diri)

Kamis, 30 September 2010

KAMMI in Action

Afwan jiddan, Ikhwafillah...

KAMMI UIN Alauddin beberapa pekan ini tak terlihat aksinya. But, jangan cemas bulan Oktober ini akan dipenuhi dengan kegiatan yang Insya Allah bermanfaat. Apa saja itu???

1. 5 Oktober - 22 Oktober 2010 akan diadakan BAZAR KAMMI UIN Alauddin, bertempat di lapangan volli kampus 2 UIN Alauddin, Gowa.

2. 10 Oktober 2010 akan diadakan TRAINING DESAIN GRAFIS KAMMI UIN Alauddin, bertempat di gedung A kampus 1 UIN Alauddin, Makassar.

3. 17 Oktober akan diadakan TRAINING LEADERSHIP KAMMI UIN Alauddin

So, bagi KAMMI-ers KAMMI-ers, jangan lewatkan kesempatan mendapat ilmu, bersilaturahmi dengan kader-kader KAMMI yang Insya Allah cakep-cakep.

Ditunggu kedatangannya....

Kamis, 04 Februari 2010

Struktur Kepengurusan KAMMI Komsat UIN Alauddin

Ketua : Juniawal
Sekretaris : Firman G
Bendahara : Irmawati

Dept. Kaderisasi
Koord. Mursalim
Staf : 1. Fitria
2. Umi Fathonah
3. Inayah Daniatu
4. Muh. Husni
5. Abd. Salam

Dept. Kastra
Koord. Mardiyah
Staf : 1. Sahrul
2. Irfiani
3. Jusfaningsih
4. Verawati Firman
5. Azhar
6. M. Faizal
7. Rizal Laelah

Dept. Humas
Koord. Mahdania
Staf : 1. Dian R
2. Siti Kiftiah
3. Muh. Yudi Ashari
4. Muh. Akbar
5. Ismail Salam

Dept. Danus
Koord. Nurhikmah
Staf : 1. Irmawati
2. Yaumil
3. Dedi Purwanto
4. A. Syifau Rahmi
5. Mariani Kaimuddin
6. Marwah

Biro Kemuslimahan
Koord. Nurul Fadilah
Staf : 1. Iyatna Supriatna
2. Salmiah
3. Lartini
4. Martina
5. Fadhilah Maghfirah

Sejarah Berdirinya KAMMI

DASAR KEMUNCULAN

1. Adanya indikator yang mematikan potensi bangsa.
2. Urgensi Sebuah Tuntutan Reformasi
3. Adanya Kepentingan Umat Islam Untuk Segera Berbuat
4. Aksi Demontrasi dan Mimbar Bebas Semakin Menjamur.
5. Mahasiswa Islam Merupakan Elemen Sosial.
6. Suara Umat Islam Mulai Terabaikan.
7. Depolitisasi Kampus Memandulkan Peran Mahasiswa.

WAKTU KELAHIRAN

KAMMI muncul sebagai salah satu kekuatan alternatif Mahasiswa yang berbasis mahasiswa Muslim dengan mengambil momentum pada pelaksanaan Forum Silahturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FS-LDK) X seindonesia yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang. Acara ini dihadiri oleh 59 LDK yang berafiliasi dari 63 kampus (PTN-PTS) diseluruh Indonesia. Jumlah peserta keseluruhan kurang lebih 200 orang yang notabenenya para aktifis dakwah kampus. KAMMI lahir para ahad tanggal 29 April 1998 PK.13.00 wib atau bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijah 1418 H yang dituangkan dalam naskah Deklarasi Malang.

PEMILIHAN NAMA

Pemilihan nama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia yang kemudian disingkat KAMMI mengandung makna atau memiliki konsekwensi pada beberapa hal yaitu :

  1. KAMMI adalah sebuah kekuatan terorganisir yang menghimpun berbagai elemen Mahasiswa.
  2. Muslim baik perorangan maupun lembaga yang sepakat bekerja dalam format bersama KAMMI.
  3. KAMMI adalah sebuah gerakan yang berorientasi kepada aksi real dan sistematis yang dilandasi gagasan konsepsional yang matang mengenai reformasi dan pembentukan masyarakat Islami (berperadaban).
  4. Kekuatan inti KAMMI adalah kalangan mahasiswa pada berbagai stratanya yang memiliki komitmen perjuangan keislaman dan kebangsaan yang jelas dan benar.
  5. Visi gerakan KAMMI dilandasi pemahaman akan realitas bangsa Indonesia dengan berbagai kemajemukannya, sehingga KAMMI akan bekerja untuk kebaikan dan kemajuan bersama rakyat, bangsa dan tanah air Indonesia.
(Sumber:http://kammi.or.id/read/sejarah)