Jumat, 20 Mei 2011
Allah Menguji Pada Titik Terlemah Kita
Kaifa khaluq, ikhwa wa akhwatifillah?
Semoga masih dalam lindungan-Nya. Amin
Diantara kita mungkin pernah mengalami suatu permasalahan yang sama dalam waktu yang berbeda. Dan tak jarang diantara kita berkata, “Kok saya selalu dihadapkan oleh masalah yang sama sich, masalah ini terus, ga da beres-beresnya. Kapan saya bisa melewatinya….”
Selalu dihadapkan oleh masalah krisis ekonomi, hubungan dengan lawan jenis, sekolah/ kuliah yang tidak beres, hubungan dengan keluarga, dan masalah-masalah lainnya. Sepertinya tidak bijak kalau kita menyebut “masalah”, kita ganti dengan istilah cobaan/ujian karena pada hakikatnya itu datang dari Allah Swt, dan supaya pikiran kita tidak menangkap energi negatif dengan kata “masalah”. Nah itulah hidup, kita akan selalu dihadapkan pada ujian satu dan beralih pada ujian baru ketika satu ujian telah kita selesaikan dengan cara kita.
Seperti seorang murid yang mendapatkan ujian dari gurunya terhadap mata pelajaran yang telah dia ajarkan. Murid tersebut akan lulus jika jawabannya benar dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh gurunya. Dan sebaliknya, jika tidak lulus, gurunya akan memberikan ujian perbaikan “her” agar bisa lulus dan naik kelas. Mata pelajaran yang diujikan sama tapi mungkin soal-soalnya saja yang sedikit ada perbedaan.
Nah seperti itulah analogi ujian kehidupan yang diberikan Allah kepada kita. Allah Swt akan memberikan ujian yang sama kepada kita sampai kita benar-benar dianggap lulus oleh Allah Swt dan layak dinaikkan derajatnya. Kalau kita mau renungkan, itu adalah bentuk kasih sayang Allah Swt kepada kita. Seperti seorang guru yang sayang pada muridnya, ia bersedia memberikan kesempatan kedua agar muridnya lulus, tidak membiarkannya tertinggal. Tentunya kasih sayang Allah Swt jauh lebih besar terhadap hamba-Nya. Dia ingin, saat kita mendapat ujian yang lebih berat/besar lagi kita sudah siap dan akan melaluinya dengan baik pula. Dan tentunya kita tidak meninggalkan ujian yang nilainya buruk dihadapan Allah Swt.
Semua ujian darinya adalah untuk menguji tingkat keimanan kita sebagai makhluk-Nya. Apakah kita mampu bertahan dan melaluinya dengan cara terbaik dan sesuai dengan yang disyariatkan oleh-Nya. Tidak mengeluh dan berkeluh kesah. Seharusnya dengan ujian itu menjadikan kita lebih dekat kepada-Nya, memohon bantuan kepada-Nya karena Dia lah yang memberikan ujian dan Dia pulalah yang akan membantu kita menyelesaikannya.
Keyakinan kita akan kemampuan kita (dilandasi keyakinan kepada Allah) dalam menyelesaikan ujian akan sangat membantu kita untuk melalui semua ujian kehidupan ini. Karena “Allah Swt sesuai dengan prasangka hamba-Nya” dan Kita adalah apa yang kita pikirkan. Ada masalah/ujian/cobaan Insya Allah pasti ada solusinya. Ujian dari Allah, solusinya juga datang dari Allah. Tinggal kita saja mau atau tidak berusaha mencari solusi itu. Tidak berdiam diri menunggu sang solusi datang begitu saja!!!
Have a day full of smiles, good work and love!
Because Smile is the Melody of the Soul. Work is the Service of the Spirit and Love is the Gift of the heart.
(Sumber:Fatma at Pengembangan Diri)
Kamis, 30 September 2010
KAMMI in Action
KAMMI UIN Alauddin beberapa pekan ini tak terlihat aksinya. But, jangan cemas bulan Oktober ini akan dipenuhi dengan kegiatan yang Insya Allah bermanfaat. Apa saja itu???
1. 5 Oktober - 22 Oktober 2010 akan diadakan BAZAR KAMMI UIN Alauddin, bertempat di lapangan volli kampus 2 UIN Alauddin, Gowa.
2. 10 Oktober 2010 akan diadakan TRAINING DESAIN GRAFIS KAMMI UIN Alauddin, bertempat di gedung A kampus 1 UIN Alauddin, Makassar.
3. 17 Oktober akan diadakan TRAINING LEADERSHIP KAMMI UIN Alauddin
So, bagi KAMMI-ers KAMMI-ers, jangan lewatkan kesempatan mendapat ilmu, bersilaturahmi dengan kader-kader KAMMI yang Insya Allah cakep-cakep.
Ditunggu kedatangannya....
Kamis, 04 Februari 2010
Struktur Kepengurusan KAMMI Komsat UIN Alauddin
Sekretaris : Firman G
Bendahara : Irmawati
Dept. Kaderisasi
Koord. Mursalim
Staf : 1. Fitria
2. Umi Fathonah
3. Inayah Daniatu
4. Muh. Husni
5. Abd. Salam
Dept. Kastra
Koord. Mardiyah
Staf : 1. Sahrul
2. Irfiani
3. Jusfaningsih
4. Verawati Firman
5. Azhar
6. M. Faizal
7. Rizal Laelah
Dept. Humas
Koord. Mahdania
Staf : 1. Dian R
2. Siti Kiftiah
3. Muh. Yudi Ashari
4. Muh. Akbar
5. Ismail Salam
Dept. Danus
Koord. Nurhikmah
Staf : 1. Irmawati
2. Yaumil
3. Dedi Purwanto
4. A. Syifau Rahmi
5. Mariani Kaimuddin
6. Marwah
Biro Kemuslimahan
Koord. Nurul Fadilah
Staf : 1. Iyatna Supriatna
2. Salmiah
3. Lartini
4. Martina
5. Fadhilah Maghfirah
Sejarah Berdirinya KAMMI
DASAR KEMUNCULAN
1. Adanya indikator yang mematikan potensi bangsa.
2. Urgensi Sebuah Tuntutan Reformasi
3. Adanya Kepentingan Umat Islam Untuk Segera Berbuat
4. Aksi Demontrasi dan Mimbar Bebas Semakin Menjamur.
5. Mahasiswa Islam Merupakan Elemen Sosial.
6. Suara Umat Islam Mulai Terabaikan.
7. Depolitisasi Kampus Memandulkan Peran Mahasiswa.
WAKTU KELAHIRAN
KAMMI muncul sebagai salah satu kekuatan alternatif Mahasiswa yang berbasis mahasiswa Muslim dengan mengambil momentum pada pelaksanaan Forum Silahturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FS-LDK) X seindonesia yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang. Acara ini dihadiri oleh 59 LDK yang berafiliasi dari 63 kampus (PTN-PTS) diseluruh Indonesia. Jumlah peserta keseluruhan kurang lebih 200 orang yang notabenenya para aktifis dakwah kampus. KAMMI lahir para ahad tanggal 29 April 1998 PK.13.00 wib atau bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijah 1418 H yang dituangkan dalam naskah Deklarasi Malang.
PEMILIHAN NAMA
Pemilihan nama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia yang kemudian disingkat KAMMI mengandung makna atau memiliki konsekwensi pada beberapa hal yaitu :
- KAMMI adalah sebuah kekuatan terorganisir yang menghimpun berbagai elemen Mahasiswa.
- Muslim baik perorangan maupun lembaga yang sepakat bekerja dalam format bersama KAMMI.
- KAMMI adalah sebuah gerakan yang berorientasi kepada aksi real dan sistematis yang dilandasi gagasan konsepsional yang matang mengenai reformasi dan pembentukan masyarakat Islami (berperadaban).
- Kekuatan inti KAMMI adalah kalangan mahasiswa pada berbagai stratanya yang memiliki komitmen perjuangan keislaman dan kebangsaan yang jelas dan benar.
- Visi gerakan KAMMI dilandasi pemahaman akan realitas bangsa Indonesia dengan berbagai kemajemukannya, sehingga KAMMI akan bekerja untuk kebaikan dan kemajuan bersama rakyat, bangsa dan tanah air Indonesia.